Pages

Minggu, 08 Mei 2016

jangan menyia nyiakan ketulusan orang yang mencintai kamu

Kamu tau..ketika kamu merasa sempurna..merasa hebat dan kamu telah mendapatkan segala yang kamu inginkan tetapi kamu ternyata hanya sendiri..
Tidak ada orang yang menemani hidupmu..
segala yang kamu capai menjadi tidak berarti karena kebahagiaanmu belum kamu dapatkan..
Kamu hanya bisa membaginya untuk dirimu sendiri..

Kamu tau..
ketika kamu merasa banyak orang yang akan jatuh cinta padamu dan mencintaimu, saat itu kamu tidak akan menyadari bahwa kamu akan dibutakan oleh semua itu.. 
Kamu tidak akan menyadari saat seseorang yang dengan tulusnya mencintaimu telah kamu sia-siakan.. Kamu tidak akan tau bagaimana orang itu dengan hatinya yang ikhlas menerima segala perlakuanmu, sikap dinginmu,ketidakperdulianmu bahkan (mungkin) pengkhianatan yang telah kamu lakukan padanya..
Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyia-nyiakan cintanya karena pikiranmu yang mengatakan bahwa kamu bisa mendapatkan yg jauh lebih baik dari dia..
bahwa dia bukanlah segala-galanya buatmu dan tak akan berarti apa-apa..
bahwa kamu bisa mendapatkan orang yang lebih baik darinya dan kamu akan banyak dicintai oleh orang lain selain dia..
Kamu tidak akan menyadari kalau kamu telah menyia-nyiakan cintanya karena kamu pun begitu sibuk memperhatikan yang lain..
kamu tak akan menyadari kasih sayangnya yang tulus kepadamu..
kamu tak akan menyadari cintanya yang mencintaimu begitu sederhana..namun sempurna..
Kamu lupa bukan banyak cinta dan kesenangan yang kamu cari dalam hidupmu..
kamu lupa bukanlah kecantikan, ketampanan, keindahan yang kamu butuhkan untuk melengkapi hidupmu.. 
tapi seseorang yang memiliki hati bersih dan tulus yang menerima segala kelebihan dan kekuranganmu..
yang tidak menuntutmu untuk menjadi seseorang yang bukan dirimu..
yang tak pernah meminta imbalan apapun..
kecuali berharap kamu mencintai dia setulus hatimu..
berharap kamu mampu menyadari bahwa cintanya berharga..
tapi kamu akan melupakan segalanya itu jika kamu tertutupi oleh kepercayaan dirimu yg berlebihan sehingga menjadikanmu sosok yang sombong dan keegoisanmu yang begitu besar lalu kamu akan melewatkan kesempatanmu mendapatkan kesempurnaan dalam hidupmu pada saat kamu meninggalkannya..
Lalu ketika kamu tengah dalam keterpurukan.. berada dalam kesendirian dan kesepian ditengah kehidupanmu..
kamu tidak memiliki siapa-siapa..
ketika kamu menginginkan ada ketulusan yang diberikan seseorang padamu..
semua orang yang kamu harapkan menjauh dan tak bisa memberikan ketulusan yang kamu harapkan..
semua orang yang kamu harapkan malah pergi meninggalkanmu disaat kamu membutuhkan mereka..dan kamu sangat kecewa..
Lalu kamu akan teringat padanya, pada seseorang yang pernah mencintaimu dengan hatinya yang tulus seperti yang kamu harapkan saat ini.. 
Lalu kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu padanya..
kamu akan teringat lagi segala perlakuanmu yang tak pantas padanya..bagaimana kamu menyia-nyiakan hidupnya..waktunya dan cintanya..
bagaimana kamu membuatnya jatuh didalam kekecewaan dan kesedihan..
bagaimana kamu mendera hatinya yang tulus mencintai kamu dengan luka-luka..tiba-tiba kamu sangat merindukannya..
menginginkan dia ada disampingmu, menemanimu melewati keterpurukanmu..
kamu merindukan segala kesabaran yang dia berikan padamu..
kamu merindukan saat-saat canda tawa bersamanya dulu..
kamu merindukan perhatian yang selalu ia berikan padamu..
kamu merindukan dia yang selalu menantikanmu..
kamu merindukan dia yang selalu memujamu..
kamu merindukan kasih sayangnya..bahkan kamu sangat ingin memiliki kasih sayangnya kembali..
kamu sangat sangat ingin memeluknya dengan erat,mendekap dirinya..segala ketulusan yang ada pada dirinya yang tak akan pernah lagi kamu temukan dalam diri orang lain yang pernah dekat dalam hidupmu..
Saat itu, kamu akan menyadari dia yang telah kamu sia-siakan itu adalah sosok yang kuat..
yang selalu berjuang untuk mu,cintanya..yang mampu menanggung kesedihan dan beban yang kamu berikan padanya..
yang tidak pernah meninggalkanmu walaupun saat itu dia punya seribu alasan untuk meninggalkanmu..
yang tidak pernah meninggalkanmu yang seringkali menyakitinya..
yang selalu menjagamu agar tak tersakiti sedikitpun..
yang selalu memperhatikanmu yang seringkali mengabaikannya..
yang dengan beraninya tetap mencintai kamu yang selalu membuatnya sedih dengan segala sikap dan perbuatanmu.. 
sosok yang menerima segala kekurangan dan keegoisanmu dengan hatinya yang terluka..
sosok yang menerima segala perlakuanmu yang acuh tak acuh terhadap perasaannya dengan kesabarannya..
sosok yg memberimu cinta,senyum,rasa bangga, hingga air matanya yg mengalir..
semua hanya karena dirimu..sosok yang tetap setia padamu yang sering membiarkan dia kesepian..
sosok yang tetap menginginkanmu,membutuhkanmu yang tidak pernah hadir untuknya dikala kamu adalah orang yang paling ia butuhkan lebih dari siapapun..
sosok yang selalu tersenyum walaupun dihatinya telah banyak luka yang kamu berikan padanya..
sosok yang selalu memaafkanmu yang seringkali mengulangi kesalahan yang sama..sosok yang selalu merindukanmu yang seringkali meninggalkannya sendirian..sosok yg selalu mengkhawatirkanmu yang sering tak mengabarinya..
Dalam keadaan terburuk sekalipun..dia masih berani menyayangimu..dia masih berani memberikan cintanya padamu..

“sosok yang kamu sia-siakan itu adalah sosok yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan menunjukkan cintanya kepada pasangannya..Yang menjadikan kamu sebagai subjek untuk dikasihi..bukan sebaliknya..”

jangan pernah menghitung berapa kali kamu di sakiti dan ditinggalkan dalam kisah percintaan kamu..
tetapi dapatkah kamu menghitung berapa kali kamu menyakitinya..melukainya tetapi dia tidak pernah meninggalkanmu seperti mereka yang meninggalkanmu..?

Lalu kamu mengingat semua kata-kata yang pernah ia ucapkan padamu..
kamu mengingat semua ungkapan perasaan cintanya padamu..
Kamu mengingat betapa dia memohon untuk tidak kamu tinggalkan..
Kamu mengingat betapa dia ingin kamu tetap disampingnya..
Kamu mengingat betapa dia tidak ingin kamu pergi darinya..
Kamu mengingat betapa dia takut akan kehilanganmu..
Kamu mengingat betapa dia giat meyakinkanmu bahwa hanya dia yang mampu menyayangi kamu sampai nanti..
Kamu mengingat semua yang telah ia berikan hanya untukmu yang orang lain tak akan mampu berikan padamu..
dan Kamu mengingat betapa dinginnya sikapmu saat itu dan kamu yang seolah tak mau tau bagaimana sedihnya perasaannya saat itu..
Kamu yang tak tau betapa sakitnya ia dengan perkataan yang kamu ucapkan tanpa memikirkan perasaannya saat itu..
Kamu yang tidak menganggapnya di depan orang lain..
dan kamu baru menyadari betapa jahat dan kejamnya kamu terhadapnya..

Lalu Kamu mulai berharap..seandainya kamu tetap berada disana..
Kamu berharap bisa kembali kesana tetap berada disana di tempat yang seharusnya kamu cintai..
Kamu akan sangat sangat merindukan dia ada disampingmu didekatmu.. 
Kamu akan sangat sangat merindukan ketulusan hatinya..
Kamu akan sangat sangat merindukan ia yang selalu menyayangimu..tapi kamu sudah meninggalkannya disaat kamu telah menemukannya..
rasa sesal tak dapat menolongmu..ya tak ada yang dapat menolongmu..
kamu tidak bisa berbuat apa-apa,kecuali hanya meratapi rasa bersalahmu..
kamu tidak bisa berbuat apa-apa,kecuali hanya menangis menyesalinya..
karena dia sudah pergi dari hidupmu..

dia telah kamu tinggalkan bersama luka yang dalam..
dia telah kamu tinggalkan bersama kepedihan dihatinya dan dia telah kamu tinggalkan bersama ketulusannya mencintaimu walaupun hatinya telah kamu hancurkan..
dia tak dapat kamu temukan lagi dalam hidupmu..
sosok sepertinya tak dapat kamu temukan lagi dalam hidupmu..
sosok sepertinya yang akan terus membayangi hidupmu..meninggalkan penyesalan mendalam seumur hidupmu karena telah mengabaikan cintanya yang begitu besar..kasih sayangnya yang begitu tulus padamu..

Kamu hanya akan semakin terpuruk karena kamu terlambat menyadari kamu telah menyia-nyiakannya..
seseorang yang sesungguhnya mampu melengkapi hidupmu dengan cinta yang penuh ketulusan..
seseorang yang seharusnya kamu jaga dan cintai sepenuh hatimu..
seseorang yang sudah sepantasnya kamu bahagiakan dengan kesungguhanmu..
Setelah semuanya hancur..setelah kata maaf tak lagi berarti..
Kamu baru menyadari betapa kamu adalah orang yang paling bodoh didunia ini karena telah menyia-nyiakan dirinya..tidak menghargainya..keceriaannya,senyumnya,tawanya, dan setianya telah kamu hancurkan..
Kamu baru menyadari betapa berartinya dia dalam hidupmu..
Kamu baru menyadari bahwa sebenarnya dialah sosok yang selama ini kamu butuhkan..Kamu baru menyadari karena cintanyalah yang membuat dirimu seakan sempurna..
Kamu baru menyadari bahwa hanya cintanya yang bisa menolongmu dari perihnya sakit hati..
Kamu baru menyadari bahwa hanya kasih sayangnya yang bisa melindungimu dari luka hati..dan selamanya kamu akan merindukan dia yang tak lagi ada disampingmu..

dia yang tak lagi ada mengisi sepanjang waktumu..dia yang tak lagi bisa kamu gapai,merengkuhnya kembali kesisimu..
dia yang tak akan pernah kembali seperti dia yang dulu..dia yang selalu menyukaimu, menyayangimu, mencintaimu, sosok yang kamu rindukan..
tak lagi ada untukmu..
Dia tak mampu lagi tersenyum untukmu..setelah kamu terlalu dalam melukainya..
Dia kehilangan riangnya untukmu..setelah kamu mengecewakannya terlalu dalam..
Dia tak akan kembali sama seperti yang dulu..
Dan kamulah yang akhirnya menangis..menyesal seumur hidupmu..membayar semua perlakuanmu dulu..

*INVISIBLE LOVE*
Siapapun yang baca ini…mungkin kata-kata ini udah ga asing lagi buat kalian..tapi gue pengen ingetin aja…seringkali kita lupa bersyukur atas apa yang telah Tuhan titipkan untuk kita jaga…
akhirnya pun kita menyia-nyiakannya…seringkali kita menyia-nyiakan ketulusan seseorang yang benar mencintai kita karena ego kita yang ingin lebih…padahal belum tentu kita dapatkan ketulusan yang ia berikan pada orang lain apalagi ketulusan sekarang udah langka banget…
jadi kalian coba rasakan di sekitar kalian…
apabila telah punya seseorang yang begitu mencintai kalian dengan tulus…
JAGA DIA BAIK-BAIK DAN JANGAN PERNAH KAMU LEPASKAN…JAGA PERASAAN DAN HATINYA JANGAN KAMU SAKITI…BAHAGIAKAN DIA DENGAN CINTAMU YANG TULUS…

Penyesalan ga akan bisa menolong kamu..
ketika semua terlambat..
dan kamu telah kehilangan kesempatan..kamu hanya bisa menyesalinya..

"110915"


Sourceby: https://janganbilangbilang.wordpress.com/2011/04/20/jangan-menyia-nyiakan-ketulusan-seseorang-yg-mencintai-kamu/

Kamis, 05 Mei 2016

dan akhirnya aku menyerah ...


Dan akhirnya aku lelah..
Dan akhirnya aku berhenti bertanya mengapa..
Mengapa ini harus terjadi?
Mengapa aku di tinggal sendirian..
Mengapa begitu cepat ini berlalu..
Mengapa stelah smua yg aku korbankan, hasilnya tak seimbang?
dan mengapa kita berpisah..

Salahkah aku menerka nerka jawaban yg tak akan aku dapatkan sampai kapanpun ini  ..
Aku di tinggalkan krna mungkin kau tak bahagia denganku.
Aku ditinggalkan karena mungkin kesalahanku yg tak dapat kamu jelaskann ..
Aku di tinggalkan karena mungkin kamu tertekan dan terkekang saat bersamaku  ..
Aku di tinggalkan karena org tuamu yg tak setuju dengan hubungan kita. .
Aku di tinggalkan karena sifat dan kebiasaanku yg membuatmu tak nyaman..
Apakah smua ini memang salahku?
Mengapa aku tak mendapatkan jawaban dr smua pertanyaanku, mengapa aku di tinggalkan tanpa alasan yg jelas?

Apakah kamu mencoba membuat lubang di hati ini ? Sengaja menyakitiku agar membencimu, agar menjauhimu, agar melupakanmu?

Mengapa aku disakiti ? Apakah kebaikanku dan pengorbananku utk hubungan kita masih terlalu kurang agar kamu bisa juga mendapat alasan utk menjaga hubungan ini ?
Apakah kamu lupa dengan janji janji yg telah kita buat utk masa depan kita berdua?
Apakah kamu lupa bahwa aku pernah berjuang keras demi mendapatkan hatimu kembali waktu dlu kamu putuskan aku?
Apakah smua alasan itu tidak cukup untuk kamu menyayangi aku ?

Terimakasih telah mengoyak luka yg dlu pernah ada dan belum sempat terobati dengan sempurna.
Terima kasih telah mengakhiri semua ini dengan tidak bahagia, dengan kekecewaan, dengan rasa penyesalan, dengan kehancuran dan air mata.

Dan akhirnya aku lelah dan berhenti bertanya, mengapa aku ditinggalkan ?

Minggu, 01 Mei 2016

terlalu sakit mencintaimu ..

Terkadang Menggenggam kamu, bagai menggenggam bara api yg hanya bisa melukai dan membakar tanpa memberi makna yg berarti  .
Terkadang menjaga cintamu seperti sedang menikmati hembusan angin yg hanya bisa melintas sesaat dan tak bisa selalu dimiliki dan di rasakan..
Terkadang pula kekecewaan akan cintamu lebih besar di bandingkan rasa bangga dan rasa bahagia pernah memilikimu..

Bukankan seseorang yg yakin berjodoh akan tetap tinggal sebesar dan seberat apapun masalah yg di hadapi?
Bukankan seseorang yg yakin tidak berjodoh akan mudah pergi dan menghilang sekecil apapun masalah?
Bukankah jodoh sesederhana itu ?

Kau pergi hanya krna setitik kesalahan yg aku lakukan?
Lalu bagaimana denganku?
Setelah kau hempaskan, putuskan dan hancurkan aku, aku masih bisa bertahan diatas sisa sisa sakit hati dan tujuan mencintai yg telah lenyap terkikis oleh waktu.
Bagaimana denganku yg masih bisa bertahan setelah semua yg telah kau lakukan ?
Apakah kau ingin mencoba sesekali rasanya aku putuskan, tinggalkan dan acuhkan?
atau apakah ini caramu menarik ulur cinta  krna kau ingin mundur perlahan? Atau krna kau ingin aku pergi dr kehidupanmu?

Seperti inikah bukti cintamu?
Inikah yg kau bilang kasih sayang?
Seperti inikah sebenarnya cinta dan sifatmu?

Sabtu, 30 April 2016

Haruskah aku menyerah ?

Jalan cinta kita semakin sulit dan terjal..
Tak jarang perbedaan pendapat membuat kita bertengkar..
Pada akhirnya aku hanya bisa menangis dan tersungkur krna ego kita berdua ..
Niat baik tak selalu indah dan mulus di pertengahan jalan..
Bahkan semakin berat dan sulit utk di lewati smakin harinya.
Haruskah aku menyerah ?
Melepas, mengikhlaskan dan meninggalkan segalanya yg telah terniati dengan serius dan indah.

Mengapa tak ada yg bisa menyemangati dan menopang hati ini saat sedang terjatuh seperti ini. 

Kemana sbrnnya cinta yg aku banggakan selama ini?
Marah ? Tidak .. hanya sedih dan sakit..

Haruskah aku berpaling dan menyerah?
Lelah dan air mata yg tak kunjung terbayar.
Pikiranku ingin mnyerah tp perasaanku sangat kuat .
Aku percaya hatiku masih utkmu wlw ini sangat berat .
Apakah tepat bagi kita untuk meninggalkan orang-orang terkasih di masa tersulit dalam hidup mereka?

Namun apakah dya akan merasakan hal yg sama seperti apa yg aku rasakan sekarang setelah mereka bahagia kembali?
Apakah dya akan ada dan mempertahankan aku di saat aku jatuh dan terpuruk ?
Apakah dya akan ingat aku sebagaimana aku mengingatnya dan ada di sisinya saat dya terjatuh, terluka dan berada di bawah ?
Atau apakah dya akan melepas aku di saat aku emosi dan marah ? Adilkah semua ini ?

Ya Allah, haruskah aku menyerah ?