Pages

Kamis, 12 Maret 2015

kamu bukan selamanya diriku

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun..
Tak ku sangka waktu cepat sekali berlalu semenjak kita berpisah.
Sejak saat itu aku menyadari suatu saat nanti pasti akan datang hari dimana aq yang akan terganti.
Tertinggal di belakang sudut hatimu yg paling dlm.
Dimana aq hanya bisa menyimpan dalam dalam rasa perih dan linu ini.

Tahukah km ? 
Bagaimana rasanya terganti dua kali dengan seseorang yg selalu dan selalu berbeda?
Aku yakin kamu takkan tahu bagaimana rasanya tergantikan itu, karena sejak dulu belum pernah sekalipun terlihat dengan nyata di pelupuk mata mu bahwa aku jelas jelas telah lebih dulu menggantikan posisimu.
Selalu dan selalu kamu yang berada di depan dan terdepan dalam usaha mnggantikan posisiku.
 

Tahukah km bagaimana suasana hati dan pikiranku setelah mendengar kabar bahagia darimu yg mungkin untukmu adalah kabar bahagia , tapi bagaimana untukku ?
Yg kini aq hanya bisa berdoa dan tersenyum untuk kalian berdua darii kejauhan.
Walaupun aq tahu bahwa suatu saat nanti , hari seperti ini akan datang juga ntah bagaimana keadaannya.
Sesaat seperti aku kehilangan arah dan tujuan dalam hidupku.
Sesaat seperti pundak dan kepalaku menerima berjuta ton beban yang melinukan dan menghancurkan kenyataan bahwa rasa ini memang sangat menyakiti.
Walau aq tahu , sudah kuramalkan bahwa hari itu dan hal itu pasti akan datang dan membuat diriku cukup terkoyak.
Namun ntah mengapa air mata tak bisa mengalir keluar untuk mencairkan suasana
Air mata yg selama ini menjadi senjata bahkan kini pun ikut diam membisu seakan ia pun lelah mngikuti alur cerita cinta dlm hidupku ini.. 


Hahahaha... Rasanya aq hanya ingin tertawa sekeras kerasnya dan mengadukan kepala ku di atas batu karang di dalam lautan.
Mungkin aku akan memanjat ke apartemen tempat temanku tinggal di lantai 20 dan melompat dari sana?
Atau mungkin aq akan sekedar menghantam kepala ku ke dinding atau apapun yg ada di depan ku saat ini..
Sumpah rasanya aq ingin muntah dan melempar semua orang yang lewat di depan mataku saat ini
Seakan mereka dapat meredakan amarah dan sakit ku..
Agar aq sadar bahwa rasa sakit ini nyata, kisah ini nyata dan ternyata kau pun nyata..
Namun aq bersyukur semua prasaan itu hanya sesaat, mengalir begitu saja hampa bagai udara yg biasa aq hirup. Seakan aq hanya merasajan shock yg amat teramat luar biasa dlm sekejap namun berlalu begitu saja.
Aq bersyukur, mungkin karena aku masih memiliki dan selalu memiliki Allah di dlm hatiku sampai kapanpun.
Dan aq yakin hanya Ia yg mampu membolak balikan semua prasaan yg ada padaku saat ini dan sedetik yg lalu hilang begitu saja. . .
Aku bersyukur tuhan, dya hanya fase yg harus aq lewati..
Aq bersyukur tuhan, dya bukan yg terbaik untukku dan bukan belahan jiwaku..
Aq bersyukur tuhan , dya hanya bisa menyakitiku sesaat dan tak bisa mengoyahkan imanku..
Terima kasii untuk segalanya tuhan..
Terima kasii atas segala anugrah dan kuasamu..
Titip salam hangat untuk seseorang nan jauh disana, katakan padanya bahwa ia bukan segalanya untukku, ia tak bisa selamanya myakiti dan menjadii tolak ukur hidupku.
Bahwa ia tak bisa selamanya membuat air mataku mengalir.
Bahwa ia tak bisa selamanya menjadi alasan rasa sakitku selama ini..
Tolong katakan padanya tuhan,
Aku bersyukur semuanya telah berakhir begitu saja dan indah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar